Sabtu, 24 Desember 2016

Film Cek Toko Sebelah


Cek Toko Sebelah

Ceritanya begini, habis acara di Amos Cozy Hotel ada teman yang kasih tiket nonton gratis, filmnya “Cek Toko Sebelas”karya dari Ernest Prakasa didukung oleh pemain stand up comedi. Film ini bergenre kisah drama comedi keluarga. Tokoh koh Afuk (Chew Kin Wah) membuka took kelontong bersama istrinya setelah tokoh sebelumnya dijarah pada pemberontakan Mei beberapa tahun yang lalu. Istrinya koh Afuk meninggal tapi di film ini tidak diceritakan. Tentunya pendatang baru pasti banyak permusuhan antar sesama pedangan, namun koh Afuk tidak menanggapinya. Toko koh Afuk lebih murah harganya dan bisa ngutang dari pada toko sebelah, oleh sebab itu banyak pengunjungnya. Setelah ditinggal istrinya koh Afuk tinggal sendiri, dia mempunyai 2 orang anak yaitu (Dion Wiyoko) sudah menikah dengan Ayu (Adinia Wirasti) pernikahan mereka tidak disetujui oleh koh Afuk. Anak kedua Erwin (Ernest Prakarsa) mempunyai kekasih yang cantik, Natalie (Gisella Anastasia). Diakrenakan karier Erwin sangat bagus yang didukung oleh Natalie, sehingga Bosnya (Asri Welas) selalu mendukung Erwin untuk berkarya di Singapore.

Dari Amos Cozy ke Plaza Epicentrum XXI, saya naik transjakarta, karena bagi pemenang kuis Tabloid Bintang, Radio Sonora mendapat tiket NOBAR film “Cek Toko Sebelah”. Setelah registrasi kita semua dipersilaknan untuk menikmati Film yang penuh drama namun bisa bikin tertawa. Film ini diproduksi oleh Starvision, penulis scenario Ernest Prakasa, CO Sutradara Adink Liwutang, Produsen Line Raymond Handaya, Producer Chand Parwez Servia Fiaz, Producer Excecutive Riza Reza Servia Mithu Nisar, dan sutaradar Ernest Prakasa. 
Adegan Film Cek Toko Sebelash
Karena usia koh Afuk sudah tua dan dinyatakan dokter (Arief Didu) untuk segera pensiun, Lalu koh Afuk meminta Erwin untuk meneruskan toko Kelontong milik keluarga. Tentunya Erwin sangat kaget serasa dihantam mimpi buruk. Namun disisi lain Yohan marah karena merasa dilangkahi sebagai anak sulung. Yohan yakin, ia dan istrinya berhak meneruskan toko tersebut, sayangnya koh Afuk sulit untuk mempercayai Yohan, karena untuk menghidupi diri sendiri dan istrinya saja belum mampu masih tergantung kepada koh Afuk, oleh sebab itu koh Afuk tidak memberikan kepercayaan kepada Yohan untuk mengelola toko kelontongnya. Disinilah perang dingin antara kakak dan adik, Disisi lain koh Afuk meminta waktu 1 bulan kepada Erwin untuk mengelola toko kelontong milik keluarga, kemudian Erwin menyetujui perjanjian itu, dank oh Afuk tidak akan memaksa jika Erwin tidak berkenan untuk mengelola toko keluarga.

1 bulan Erwin sudah dijalankan oleh Erwin, ternya took kelontong melambung tinggi omzetnya dan yang lebih unik lagi Erwin bisa memenangkan lomba menghias logo dengan nilai 10 Juta Rupiah, hasilnya koh Afuk bagikan untuk karyawannya. Sebulan telah berlalu Erwin harus kembali meniti karier di Singapore, Apa yang terjadi pada koh Afuk, dia menjual tokonya karena tidak ada yang urus, karena pikiran akhirnya koh Afuk masuk rumah sakit. Erwin merasa bersalah dalam hal ini, Apakah Erwin dapat memilih antara karier dan keluarga, karena “Harta yang paling berharga adalah keluarga”. 

Penasaran dengan film ini???

Yuk nonton film “Cek Toko Sebelah” yang akan tayang serentak 28 Desember di seluruh bioskop kesayangan anda.

                                                                                       
Salam Blogger                                                    
Inggit Puji Sulastri     
Email : nurangelone@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar