Selasa, 31 Desember 2019

Siapa Yang Belum Pernah Nyeri Tulang Belakang, Ini Ulasannya

50 Blogger & Vlogger

Minggu, dipenghujung tahun 2019 tepatnya tanggal 29 Desember saya menghadiri blogger & Vlogger  gathering dengan tema “Nyeri Tulang Belakang” dengan narasumber dr. Wismaji Sadewo Sp.BS.(k) bekerja sebagai dr. ahli bedah syaraf (neuro surgery) di Rumah Sakit Premier Jatinegara Jl. Raja Jatinegara Timur No.85-87 Jakarta Timur

Acara ini dibuka dengan pertanyaan Siapa yang belum pernah mengalami nyeri tulang belakang ? tentunya bukan saya yang tunjuk tangan, secara saya sering nyeri tulang belakang, karena setiap hari melakukan pekerjaan rumah seperti cuci baju, ngepel dan masak. Namun saya sangat senang melakukan pekerjaan ini, itu tugas saya sebagai ibu rumah tangga. Terkadang nyeri tulang belakang sering menghampiri tubuh saya yang disebabkan sering membawa beban berat dengan otot sebelah kanan saja.
dr. Wismaji Sadewo Sp.BS (k)
Disini dr Wismaji Sadewo Sp.BS (k) memberikan sosialisasi kepada peserta talk show, bila melakukan atau membawa sesuatu yang berat sebaiknya harus bergantian antara otot kanan dan otot kiri, seperti bila kita menggunakan tas selempang dengan beban berat sebaiknya harus bergantian antara bahu kanan dan bahu kiri agar seimbang. Kemudian dr Wismaji Sadewo mengatakan sebaiknya yang paling aman untuk otot kita menggunakan tas ransel karena beban yang ditanggung seimbang.

Perlu diketahui bahwa manusia memiliki 33 ruas tulang belakang, 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruang tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang dan 4 ruas tulang ekor. Rasa nyeri pada tulang belakang bawah sering dikaitkan dengan nyeri punggung bawah (low back pain). Sakit ini biasanya berhubungan jaringan ikat (ligamen) disekitar tulang belakang, syaraf dan sumsum tulang belakang. Biasanya paling banyak terjadi pada orang dewasa usia 30-40 tahun.

Tulang Punggung
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko tulang belakang seperti berat badan (obesitas), wanita hamit, merokok, stress atau depresi dan siklus bulanan (mentruasi). Indikasi nyeri tulang belakang ditandai dengan nyeri di leher, di punggung, pinggang maupun tulang ekor. Dari faktor kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama, seperti duduk terlalu lama depan computer, menyetir kendaraan dalam jarah jauh tanpa istirahat, tidur dengan matras yang posisinya tidak berubah-ubah dan mengangkat sesuatu terlalu berat seperti apa yang telah saya paparkan diatas.  

Untuk pengobatannya dapat dilakukan secara bertahap dengan cara :
  1. Pijat pada bagian tertentu saja
  2. Botox dapat melumpuhkan otot tegang menjadi lumpuh
  3. Akupuntur pada bagian yang sakit
  4. Yoga dapat meredakan nyeri tulang belakang

Rumah Sakit Premier Jatinegara
Tentang Rumah Sakit Premier Jatinegara

Rumah sakit premier jatinegara merupakan bagian dari Ramsay Sime Darby Health care dengan pelayanan di semua bindang secara berkesinambungan, dan oantas saja rumah sakit premier Jatinegara berhasil meraih Akreditasi Internasional Dari JCI (Joint Commision International), Akreditasi Paripurna dari KARS, sertifikasi HICMR dan Halal MUI.

Rumah sakit premier Jatinegara didirikan pada tahun 2010 yan memiliki keunggulan didalamnya berkomitmen terhadap mutu, kemudahan akses, kualitas pelayanan, kelengkapan spesialistik dan alat penunjang medis yang tersedia. Selain itu rumah sakit premier jatinegara memiliki layanan unggulan yang ditangani oleh ahli spesialis yaitu Neuro Surgery, Cardiac & Cardiac Surgery, digestive & Gastroenterology dan Urolagi.

Untuk pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Premier Jatinegara sekarang lebih cepat dan mudah, bisa melalui online, whatsapp maupun sms. Yuk … teman bila sudah terasa  nyeri tulang belakang jangan biarkan dan jangan tunda lagi, segera hubungi rumah sakit premier jatinegara.



Salam
Penulis : Inggit Puji Sulastri
Wa No. : 085731719967


Tidak ada komentar:

Posting Komentar